13 Januari 2018 | Wacana

TAJUK RENCANA

Mencari Solusi Proyek Pasar Sale

Proyek pembangunan Pasar Sale, Rembang menjadi sorotan. Penyebabnya, pembangunan pasar senilai Rp 3,1 miliar itu dinilai amburadul. Pengerjaan melebihi batas waktu kontrak meskipun telah diperpanjang hingga 29 Desember 2017. Faktanya, kondisi pasar hingga 11 Januari, lantai di beberapa sisi belum terpasang keramik, saluran air belum rampung, rolling door belum terpasang semua, dan masih ada gundukan tanah yang mengganggu. Aktivitas pekerjaan sudah tidak terlihat di lokasi.

Kita menyayangkan pembangunan pasar yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat itu terganggu oleh hal-hal teknis. Proyek yang didanai Tugas Pembantuan APBN 2017 itu berkesan tidak serius dikerjakan, asal-asalan, tanpa pengawasan. Pihak terkait tidak terlibat dalam proses pembangunan, seperti Tim Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Rembang. Alangkah baiknya instansi terkait dengan pembangunan daerah turut memberikan rekomendasi.

Termasuk dalam menggandeng unsur-unsur Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), dan instansi lain yang tekait dengan berbagai proses perencanaan dan pengawasan. Proyek yang berkesan tidak tuntas itu menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Proyek bernilai besar hanya digunakan untuk mendapatkan pekerjaan, namun minim pertanggungjawaban. Kita tidak ingin menyebut proyek besar menjadi bancaan kelompok tertentu, meskipun realitasnya sering kali sulit terbantahkan.

Mengingat dana proyek berasal dari anggaran negara, sewajarnya masyarakat meminta tanggung jawab pelaksana teknis. Pekerjaan yang melewati batas waktu jelas tidak sejalan dengan napas percepatan pembangunan yang dijalankan pemerintah pusat. Kementerian Keuangan menekankan percepatan pembangunan mencakup kualitas perencanaan, tata kelola yang baik, koordinasi dengan instansi terkait, dan pengawalan dari seluruh pemangku kepentingan baik kualitas maupun administratif.

Empat aspek tersebut perlu ditelaah lebih mendalam dalam proyek Pasar Sale. Jangan sampai pekerjaan yang amburandul dibiarkan hingga tidak ada kejelasan yang mengakibatkan bangunan mangkrak. Rekanan proyek perlu diajak duduk bersama dan diberi kesempatan untuk menyelesaikan dengan toleransi yang tidak melanggar ketentuan. Keruwetan proyek pasar harus dicarikan solusi agar segera diselesaikan. Masyarakat menginginkan pasar segera rampung dan segera bisa ditempati.

Apabila ditemukan kecurigaan ketidakberesan dalam proyek tersebut, kita mendorong aparat penegak hukum turun tangan. Faktor kerugian negara perlu diselidiki. Penyidik tak perlu ragu untuk mengusut dari hulu sampai hilir ketika ditemukan unsur penyimpangan. Setiap proyek yang didanai oleh pemerintah harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Masyarakat berhak tahu dan memperoleh penjelasan atas berbagai informasi seputar proyek, apalagi proses pembayarannya telah selesai 100 persen.

SMCETAK TERKINI