image

SM/Puji Purwanto - BERI SAMBUTAN: Ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono memberi sambutan saat Pelantikan Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Pengurus Kadin Daerah Banyumas 2017-2022, kemarin. (17)

13 Januari 2018 | Ekonomi - Bisnis

Potensi Ekonomi Banyumas Sangat Besar

PURWOKERTO- Potensi ekonomi di wilayah Banyumas, terutama Kota Purwokerto sangat besar. Pengurus Kadin harus bersinergi dengan pemda. ”Potensinya medeni (menakutkan, dahsyat-Red). Saya berkali-kali ke sini dan tidur di hotel yang sama di Purwokerto.

Saya keliling, hotelnya besar-besar, bahkan banyak hotel baru,” tutur Ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono saat Pelantikan Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Pengurus Kadin Daerah Banyumas 2017-2022, kemarin. Menurut dia, satu hal yang perlu diperhatikan, para pelaku usaha menanamkan investasi di Purwokerto tidak mungkin tanpa survei.

Mereka pasti menyurvei karakteristik dan daya beli masyarakat. ”Kalau investasi di Purwokerto demikian luar biasa, sudah pasti memiliki daya beli yang dahsyat. Ini pembangunan Bandara Wirasaba Purbalingga belum terealisasi. Kalau bandara jadi, saya dhegdhegan (khawatir-Red) hotel-hotel di Semarang dan Solo bisa sepi,” imbuh dia.

Begitu pula, lanjut Kukrit, PT KAI (Persero) yang menyediakan kereta khusus Semarang- Purwokerto; semula hanya menyediakan gerbong ekonomi dan sekarang ditambah gerbong eksekutif, juga bukan tanpa survei. ”Semua pasti ada survei dan ternyata bos-bos, pengambil keputusan, dan para pemangku kepentingan sering berkunjung ke Purwokerto, sehingga disiapkan. Malah saya dengar gerbong eksekutifnya akan ditambah lagi,” ungkap dia.

Sinergitas

Melihat potensi tersebut, ia menegaskan Kadin Banyumas harus bersinergi erat dengan pemkab untuk membuat Purwokerto makin kinclong ke depan. Kedua belah pihak, kata dia, mesti bersama-sama fokus melakukan pengembangan dasar, pendidikan dan pelatihan, serta perdagangan.

Contohnya, kalau sekarang di Purwokerto banyak lembaga pendidikan, Kadin bersama Pemkab membuat ‘’Purwokerto Belajar’’. ”Jadi banyak sekali opportunity (peluang) yang bisa dilakukan di Purwokerto. Kuncinya hanya satu, sinergitas. Pemkab butuh pelaku usaha, pelaku usaha butuh pemkab.

Semua harus terintegrasi,” jelas dia. Kukrit menyarankan kepada pengurus Kadin Banyumas agar membentuk sekretariat profesional. Mereka bisa belajar di Kadin Jateng secara gratis. Dunia usaha, menurut dia, sangat dinamis. Apa yang dialami sekarang, belum tentu akan dialami pekan depan. Suku bunga bank bisa berbeda dan kurs dolar AS juga bisa berbeda.

Kadin Banyumas diminta rutin berkomunikasi dengan seluruh elemen dunia usaha dan membuat diskusi kelompok terarah. Lewat focus group discussion (FGD), kata dia, Kadin Banyumas akan selalu peka terhadap perkembangan dan situasi perekonomian di daerahnya, sehingga pengurus dapat memberikan informasi ter-update mengenai perkembangan investasi dan perdagangan.(H60- 54,17)