image

Foto: Lip6

13 Januari 2018 | 08:46 WIB | Nasional

Tangkap Fredrich Yunadi, KPK Klaim Kantongi Cukup Bukti 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakin memiliki bukti bahwa Fredrich Yunadi telah melakukan tindakan obstruction of justice  atau menghalang-halangi penyidikan.sebelum menangkap mantan kuasa hukum Setya Novanto itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, berdasar pasal 17 KUHP dikatakan bahwa perintah penangkapan dilakukan terhadap seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

"Penangkapan dilakukan karena sudah cukup bukti bahwa FY (Fredrich Yunadi) diduga keras melakukan tindak pidana," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

Seperti diketahui, Fredrich tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang mejerat Setya Novanto.

Melalui kuasa hukumnya, dia meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Sebelumnya, KPK menetapkan bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi (FY) dan seorang dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo (BST) sebagai tersangka. Keduanya diduga menghalang-halangi penyidikan KPK dalam kasus megakorupsi e-KTP.

(Lip6 /CN33 )