image

Ilustrasi: Istimewa

12 Januari 2018 | 18:12 WIB | Suara Pantura

Pembantu Bawa Kabur Perhiasan Majikan

BREBES, suaramerdeka.com- Suriah (38), warga Dukuh Penjalinbanyu Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, harus berurusan dengan polisi. Pembantu rumah tangga yang bekerja di Batam itu diringkus jajaran Polsek Larangan karena diketahui membawa kabur sejumlah perhiasan dan barang berharga milik majikannya.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Kapolsek Larangan AKP Joko Witanto mengatakan, kasus itu berawal saat pelaku pekerja sebagai pembantu rumah tangga bersama seorang temannya di keluarga Rita, yang beralamat di Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Batam. Namun setalah beberapa bulan bekerja di tempat itu, pelaku bersama temannya kabur dari rumah dengan mambawa sejumlan perhiasan dan telepon genggam milik majikannya.

"Pelaku ini kabur dari rumah majikannya pada 9 Januari 2018 lalu sekitar pukul 17.00, dan berhasil kami tangkap di rumahnya, di Dukuh Penjalinbanyu, Desa rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Brebes," ujarnya.

Dia mengungkapkan, kasus tersebut berhasil dibongkar berawal dari jajarannya yang mendapat informasi dari media sosial facebook. Akun atas nama Maskudri menginformasikan ada dua pembantu yang kabur dengan membawa perhiasan manjikannya. Salah satu pembantu itu beralamat di Dukuh Penjalinbanyu.

Atas informasi itu, pihaknya memerintahkan anggota piket untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Saat di cek memang benar ada warga yang bernama Suriah dan dibawa ke balaidesa.

"Di balai desa, petugas kami dengan disaksikan sekretaris desa melakukan pengeledahan tas milik pelaku dan di dalamnya ditemukan sejumlah perhiasan seperti yang dinformasikan melalui media sosial," ungkapnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dua buah telepon genggam, dua buah kalung, dua buag gelang dan dua buah ring emas, sebagai barang bukti. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Larangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Karena lokasi kejadiaannya di Batam, kami langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Batam. Selanjutnya, pelaku ini kami serahkan ke Kepolisian Batam untuk diproses hukum lebih lanjut. Saat ini petugas dari Batam sedang menuju Larangan untuk membawa pelaku," pungkasnya. 

(Bayu Setiawan /SMNetwork /CN41 )